Arsip untuk Juni, 2008
Landy Update 30-06-2008
30 Juni 2008Hak angket untuk MIGAS?
27 Juni 2008minggu ini, berita di media masa banyak membahas mengenai hak angket.. sebenernya gimana sih hak angket tersebut? saya pikir ini untuk membantu pemerintah agar dapat keluar dari kecaman rakyat yang menolak harga BBM naik.. tetapi saya pikir, jangan sampai hak angket ini lah yang nantinya dapat menjatuhkan suatu kenegaraan atau memperburuk situasi ekonomi Indonesia..
seperti kita ketahui bersama, dunia ini sedang mengalami krisis minyak.. semua negara di dunia menaikkan harga BBM nya.. di belahan dunia lain, orang juga protes akan naiknya harga BBM.. Amerika serikat mendesak negara OPEC atau khususnya Arab saudi agar dapat menaikkan produksi minyaknya.. Niat baik Arab saudi alangkah baiknya kita lihat, mereka mau menaikkan produksi minyaknya sekitar 500.000 barel per hari.. sungguh angka yang cukup besar, bila kita bandingkan dengan produksi minyak Indonesia per hari..
pertemuan darurat di Jeddah, Arab saudi telah berlangsung.. pertemuan itu tidak lain agar solusi akan minyak bumi ini, terdapat jalan keluar.. disaat negara lain membicarakan pertemuan darurat mengenai migas, Indonesia malah berkutat dengan hak angket.. saya kira sesuatu yang lucu DPR malah membahas hal ini.. alangkah baiknya kalau bapak-bapak pemimpin bangsa dapat bersatu membicarakan krisis energi ini dengan lebih terbuka.. lihat negara diluar sana.. mereka lebih menujukan pembicaraan mengenai, bagaimana energi ini dapat dihemat, dapat tergantikan, dan mendapat eksplorasi baru..
saya pikir bukan saatnya lagi membahas, bagaimana BBM bisa murah.. tetapi lebih membahas, bagaimana BBM dapat dihemat dan menaikkan produksi migas, agar rakyat Indonesia tidak lagi keberatan dengan harga BBM yang tinggi.. toh harga BBM yang tinggi bukanlah kemauan pemimpin bangsa, melainkan berdasarkan mekanisme pasar yang terjadi diseluruh dunia..
sudah saatnya kita bisa lebih berpikir jernih.. bahwa BBM akan semakin mahal dan langka.. saatnya berpikir menuju energi lain.. dan bagaimana eksplorasi dan produksi migas di Indonesia dapat terus berkembang, sehingga pada suatu saat “mungkin” kita dapat kembali menjadi negara pengekspor migas OPEC..
Minyak di Celah Timor
25 Juni 2008Beberapa waktu yang lalu saya dan teman-teman membicarakan mengenai status minyak bumi di daerah Timor. Membicarakan minyak di Timor, saya jadi teringat beberapa tulisan saya waktu jaman kuliah S1, saya liat-liat dan cari-cari lagi gambarnya, eh.. ketemu tuh..
Beberapa pertanyaan yang mengundang adalah, bagaimana status hidrokarbon yang terpendam di daerah Timor tersebut? dan yang paling penting adalah, bagaimana nasib Indonesia? karena celah Timor sepertinya sudah masuk Timor Leste..
Saya pun baru paham melihat gambar dibawah (dulu waktu ngerjain kuliah S1 gak merhatikan), dimana tertulis adanya zona ekonomi eksklusif timor timur, sedangkan di peta tersebut, timor timur sudah berlainan warna dengan timor barat di sebelahnya.. ditambah lagi adanya tulisan “Indonesia” disitu, sehingga memang itu lah wilayah kita.. berarti kuat adanya, kalau celah timor pun bukan punya Indonesia lagi..
tetapi kenapa kita tidak mengetahui ini? saya pun baru sadar, “oh yah, punya siapa yah?” dosen-dosen pun belum bisa banyak berkomentar.. jadi siapa yang bisa berkomentar? yang menjadi pertanyaan.. bukankah perjanjian “joint petroleum development” tersebut dengan pihak Indonesia? setelah Timor Leste bukan bagian dari Indonesia, daerah celah timor tersebut makin gampang di udek-udek sama Australia yah..
padahal kalau kita lihat, daerah tersebut cukup potensial sebagai penghasil hidrokarbon.. dari gambar dibawah, beberapa sumur sudah produksi sampai 5000 barel minyak per hari.. hmm.. cukup menggiurkan dizaman minyak mahal gini.. mungkin kita perlu lebih giat mencari di daerah tersebut..
oke! kita tinggalkan mengenai politik minyak di Timor leste.. mungkin memang daerah tersebut ikut lepas bersama Timor timur.. sekarang kenapa kita gak lihat daerah disebelah-sebelahnya.. daerah tersebut sudah cukup terbukti banyak pemboran hidrokarbon.. daerah tersebut dari segi geologi merupakan daerah yang mempunyai sistem petroleum yang baik.. mungkin dulu tidak begitu prospek karena harga minyak murah, dan daerah ini termasuk remote area, tetapi dizaman sekarang, apalagi pemerintah mau menggalakkan pemboran minyak, kenapa gak kita coba lagi.. tinggal kita giatkan pemboran didaerah tersebut.. mungkin perusahaan minyak dan investor kita ajak untuk melihat daerah tersebut..
Kenapa harga minyak naik terus?
22 Juni 2008Pertanyaan ini sering kali muncul saat ini, mengapa naik terus yah?
Ada yang bilang, karena spekulan pasar, ada yg bilang karena produksi terus turun, ada yang bilang karena konsumsi naik..
Coba kita lihat kebelakang dulu.. Di Indonesia saja, jumlah kendaraan bermotor tiap harinya terus bertambah.. Ada yang punya mobil dan motor lebih dari satu.. Begitu banyak produk-produk otomotif yang terjual.. Kita lihat SPBU begitu ramainya, seakan-akan BBM tidak akan pernah habis..
Masyarakat tidak tahu, atau tidak mau tahu kalau Minyak di Bumi ini akan habis.. Keinginan masyarakat untuk tetap memakai kendaraan begitu tingginya.. Mobil-mobil dengan konsumsi BBM boros pun lebih menjamur dari pada mobil-mobil hemat energi.. Alasannya, mobil-mobil tersebut lebih fungsional..
Bagaimana dengan angkutan umum? Coba kita lihat, tidak banyak angkutan umum yang full terisi, memang pada jam pergi dan pulang kantor, beberapa angkutan padat, tetapi apakah setiap jamnya selalu begitu? Orang lebih milih memakai kendaraan pribadi dari pada kendaraan umum.. Suatu fenomena yang sangat kurang baik..
Pemerintah sendiri tidak dapat menggalakkan pemakaian angkutan umum.. Pemerintah seolah-olah membiarkan mobil-mobil berBBM boros berkeliaran.. Akan kah baiknya kalau kita melihat negara berkembang seperti eropa, dimana mobil-mobil kecil lebih banyak, serta penerapan mesin diesel, sebagai mobil yang lebih hemat dan rendah emisi..
Langkah pemerintah menaikkan harga BBM sudah cukup baik, karena bila tidak, negara ini akan terus terlena dengan murahnya BBM.. Coba kita hitung saja dengan matematika dasar..
1 barrel = 158.99 liter
1 barrel = US$ 132.68 (harga minyak mentah brent 20 juni 2008 )
Berapa per liter? 132.68 / 158.99 = US$ 0.834 per liter
Berarti berapa yah dalam rupiah per liter? 0.834 x Rp 9,287 (kurs BI 20 juni 2008 ) = Rp 7,745.39
Cukup masuk akal, pemerintah menaikkan harga BBM.. Selain itu agar pemerintah juga tidak merugi, dan subsidi BBM dapat ditekan.. Kenaikkan harga ini juga membuat kita tidak bergantung kepada BBM, tetapi ide-ide akan energi alternatif akan berkembang..
Selain konsumsi yang terus naik, produksi minyak juga tidak bisa mengimbangi konsumsi yang begitu melejit.. Terdapat defisit yang cukup dapat membuat harga melonjak dengan tinggi.. Perusahaan besar di minyak dan gas juga tidak dapat serta-merta menaikkan produksi.. Mereka harus tetap eksplorasi untuk dapat menggantikan cadangan yang mereka keluarkan dari perut bumi.. Perusahaan minyak dan gas besar saat ini lebih bersifat “main aman” dengan tidak banyak eksplorasi, tetapi mencari keuntungan sebanyak-banyaknya.. Permainan saham, kepemilikan, dan usaha-usaha lain lebih menguntungkan dari pada eksplorasi..
Saat ini Indonesia masih mempunyai banyak potensi untuk eksplorasi di sektor minyak dan gas bumi.. Masih ada Indonesia bagian timur yang memiliki cekungan-cekungan yang mengandung hidrokarbon.. Sebagai negara yang sudah mengimpor minyaknya, serta keluarnya Indonesia dari OPEC, tidak mengurangi keinginan untuk mengeksplor minyak dan gas Indonesia.. Segala perbaikan dan kebijakan alangkah baiknya ditinjau kembali, agar memudahkan sektor minyak dan gas bumi untuk terus berkembang..
Berikut ini gambar yang saya ambil dari Kompas, 21 juni 2008.. Terlihat bahwa konsumsi dan produksi sudah tidak berimbang.. Ketidakseimbangan ini yang terus memicu harga minyak naik..

Land Rover asli, belum berubah..
22 Juni 2008Setelah hampir 3 tahun lamanya Land Rover Defender ini saya pakai, dengan pickup (batok) nya yang hanya bisa 2 orang, akhirnya ada keinginan merubahnya.. berhubung harga BBM semakin mencekik, saatnya mobil2 diesel berasa agak enak dikantong..
Perubahannya akan lebih bersifat fungsional sebagai mobil operasi. Dengan konsumsi BBM yang lebih hemat dan harga BBM solar lebih murah, kemungkinan akan menekan biaya pengeluaran.. Tunggu saja perubahannya.. segera saya update..
Berikut ini gambarnya, sebelum perubahan tanggal 16 Juni 2008…




