Konversi minyak tanah ke gas

Sering jalan-jalan ke kaki-kaki lima??? sering makan atau jajan di pinggir jalan??? atau minimal pernah lihat gerobak-gerobak di tempat-tempat orang jualan makanan??? hmmm… pastinya yah… terutama mahasiswa gini… pasti cari tempat makan murah, nikmat, banyak… perhatikan gerobaknya… ada sebuah alat yang berbeda…

YA!! bila anda cermat, akhir-akhir ini, pedagang-pedagang kaki lima sudah memakai tabung gas 3 kg (warna hijau muda) sebagai pengganti minyak tanah di gerobaknya… pedagang tersebut berhasil mengkonversikan kompor minyak tanah dengan tabung gas… praktisnya lagi, tabung 3 kg tersebut cukup mungil dan ringan… sehingga tidak susah untuk di bawa-bawa…

Saya pikir, ini suatu keberhasilan yang cukup membawa arti… selain membantu pemerintah mengurangi pemakaian bahan bakar minyak, juga mengurangi subsidi di minyak tanah… Coba kita main-main ke tempat penjualan minyak tanah… beberapa sudah tidak ramai lagi, walaupun masih banyak juga orang yang tetap membeli minyak tanah untuk berbagai kebutuhan, terutama memasak…

Iklan masyarakat dari pemerintah, yang menyerukan agar segera beralih ke gas 3 kg juga membuat masyarakat berfikir kedepan… dalam iklan tersebut terdapat beberapa perhitungan… jika minyak tanah dibandingkan dengan gas 3 kg, maka hasilnya akan lebih murah memakai gas 3 kg dalam memasak… perhitungan tersebut diyakini benar adanya… pedagang pun mulai berani memakai gas 3 kg tersebut… selain lebih hemat, tabung gas 3 kg juga lebih murah, dan yang terpenting, lebih bersih dan tidak kotor…

konversi dari minyak tanah ke gas 3 kg juga telah membawa perekonomian lebih maju… bila kita jalan-jalan ke beberapa daerah di dalam lingkungan masyarakat, mereka menjual tabung gas dan isi dengan harga yang lebih terjangkau… harga gas 3 kg yang lebih terjangkau tersebut membuat masyarakat dapat menjadi penjual, sehingga memberikan ekstra kepada sebuah keluarga… tambahan ekstra tersebut dapat mendorong majunya perekonomian di suatu masyarakat…

Saya pikir, konversi ini jangan hanya di kota dan daerah-daerah tertentu saja… tapi dapat lebih di luas kan… masih banyak keluarga-keluarga yang menginginkan konversi energi tersebut… ada baiknya pemerintah bersama-sama dengan daerah, memberikan penyuluhan agar masyarakat dapat mengkonversikan kompor minyak tanahnya, menjadi kompor gas… seperti terlihat dalam foto dibawah, sebuah kompor bekas penggunaan minyak tanah yang telah di ganti menjadi kompor gas..

Gambar dibawah, memperlihatkan seorang pedagang minyak tanah keliling, yang sekarang juga menjual gas 3kg selain minyak tanah…

07112008

Semoga konversi energi ini membantu masyarakat dan pemerintah dalam menekan konsumsi bahan bakar minyak yang sudah begitu tingginya… Ketergantungan yang berkepanjangan ini harus terus diminimalisasikan… semoga kita semua menyadari ini, dan segera membantu pemerintah menekan konsumsi bahan bakar minyak… no more “subsidi” for better Indonesia… hehehe…

3 Responses to “Konversi minyak tanah ke gas”

  1. mela Says:

    giLLLLLaaaa…..
    kamu hebaaat bangettt….
    salute banget aku ama kamu

  2. mela Says:

    semalem… tanggal 20 nov 2008
    aku ntn debat partai di tv one..

    ada salah satu partai inisialnya H—-A,, billang klo kesuksesan pak SBY adalah membuat orang indonesia ngantri minyak tanah dan meratakan mati listrik di seluruh indonesia…

    padahal di masa kepemimpinan pak SBY,, ud banyak orang yang beralih buat make LPG,, thats much better…
    seperti tulisan kamuuu,, klo emang LPG jauh lebih baik drpd minyak tanah yang rempong banget itu..

  3. ibrahimlubis Says:

    LPG lebih baik lah…

    selain membantu permerintah mengurangi subsudi minyak, juga mengurangi konsumsi di Indonesia…

    lagi pula, LPG cadangannya masih banyak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: